Selasa, 06 September 2011

Gancet di perhotelan.

Alhamdulillah, rasanya memang sudah suratan takdir disemasa Orde Baru abah kudu menikmati bagian hidup di lingkungan perhotelan yakni secara aneh abah bergabung di Hotel Asoka Jl MH Thamrin Jakarta pada akhir 1970. Padahal sejak kelas 2 SMA 1963 abah sudah berkerja sebagai Oiler buat maintenance beberapa unit generator di sejumlah perumahan PT Caltex Indonesia Jakarta, ada yang di Kebayoran Baru tapi ada juga yang dibilangan Menteng.


Lalu setahun tamat SMA 1966 abah bekerja di Direktorat Teknik PN Garuda Indonesian Airways di Kemayoran. Buat meniti karir abah juga kuliah di FTM Universitas Krisnadwipayana Jakarta. Waktu itu kampusnya masih di Jl Tegal 10. Belum sampai Sarjana Muda, di PN Garuda abah terkena rasionalisasi dimana sekira 2500 karyawan dirumahkan. Abah lalu ke Palembang buat menikmati fasilitas terbang terakhir yang kebetulan menggunakan Lockheed Electra, sekalian mengisi waktu luang menunggu saat penempatan di sebuah kapal tanker Permina IV milik PT Pertamina. Selagi di Palembang itu disuatu tengah malam dari kejauhan terdengar suara ledakan. Ternyata kapal tanker Permina IV meledak di kuala Sei Komering. Sepulang dari Palembang setahun kemudian, abah bekerja di Biro Teknik Antartica di Kebayoran Baru dengan kerja magang serabutan di bagian teknik khusus refrigeration. Hehe, urusan teknik lagi.

3 bulan di Antartica, suatu ketika abah kok ingin menemui Sdr. Supardi teman semasa kuliah di Unkris yang bekerja di Hotel Asoka. Dari bincang2 Sdr Supardi justru menawarkan kerja dihotel Asoka yang berkesempatan buat beroleh gaji yang lebih besar sekitar Rp. 25ribu yang tadinya di biro teknik Rp. 4ribu saja. Nah dengan bekerja di hotel ini abah berkesempatan buat menaikan taraf hidup, membantu adik2 sekolah, dan menikah dengan Endah Djubaedah satu dara Sukabumi di 26 Nopember 1972.